February 16, 2026

sultaniyya

Platform Artikel Berita Paling Update & Lengkap

Dua Tahun di Dinsos Depok, Devi Maryori Pamit Tugas

sultaniyya.org Suasana penuh kehangatan mewarnai prosesi serah terima jabatan di lingkungan Dinas Sosial Kota Depok. Dalam momen tersebut, Devi Maryori secara resmi berpamitan setelah dua tahun mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Sosial.

Kini, Devi melanjutkan pengabdiannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok. Meski berpindah tugas, kenangan serta pengalaman selama memimpin Dinsos masih membekas kuat dalam perjalanannya sebagai aparatur sipil negara.

Perpisahan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga refleksi atas kerja sosial yang penuh tantangan dan kemanusiaan.


Mengenang Perjalanan Dua Tahun Pengabdian

Selama dua tahun memimpin Dinsos, Devi menghadapi beragam dinamika yang tidak sederhana. Pelayanan sosial menyentuh langsung kelompok masyarakat rentan yang kerap luput dari perhatian.

Mulai dari penanganan warga terlantar, penyandang disabilitas, hingga keluarga prasejahtera, semuanya membutuhkan pendekatan yang sensitif dan penuh empati.

Menurut Devi, tugas di Dinsos menuntut ketulusan, kesabaran, dan komitmen yang tinggi karena berkaitan langsung dengan kehidupan manusia.


Tantangan Kerja Sosial yang Kompleks

Berbeda dengan dinas lain, Dinsos berhadapan dengan persoalan sosial yang sering kali tidak memiliki solusi instan.

Masalah kemiskinan, keterlantaran, dan kerentanan sosial membutuhkan penanganan lintas sektor serta pendampingan berkelanjutan.

Dalam banyak kasus, solusi administratif saja tidak cukup. Diperlukan pendekatan kemanusiaan yang menyeluruh.

Hal inilah yang menjadikan pengalaman memimpin Dinsos begitu berkesan bagi Devi.


Apresiasi untuk Seluruh Jajaran

Dalam momen perpisahannya, Devi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai Dinsos Kota Depok.

Ia menilai keberhasilan berbagai program sosial tidak lepas dari kerja kolektif dan loyalitas tim.

Tanpa dukungan para pegawai, berbagai tugas berat yang dihadapi dinas sosial tidak akan mampu dijalankan secara optimal.

Kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pelayanan sosial.


Nilai Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Selama masa kepemimpinannya, Devi menekankan pentingnya kerja tim dan komunikasi terbuka.

Pelayanan sosial yang efektif hanya dapat terwujud jika seluruh elemen bergerak dalam visi yang sama.

Kebersamaan tersebut membentuk ikatan emosional yang kuat di lingkungan kerja.

Hal ini pula yang membuat momen perpisahan terasa penuh haru.


Pekerjaan Rumah yang Perlu Dilanjutkan

Selain menyampaikan apresiasi, Devi juga menitipkan sejumlah pekerjaan rumah strategis kepada jajaran Dinsos untuk dilanjutkan ke depan.

Salah satu isu utama adalah penguatan data Universal Health Coverage yang berkaitan dengan kelompok desil satu hingga desil lima.

Akurasi data dinilai sangat krusial agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.


Pentingnya Pembaruan Data Sosial

Data kesejahteraan sosial menjadi fondasi dalam penyaluran bantuan pemerintah.

Jika data tidak mutakhir, risiko salah sasaran akan semakin besar.

Oleh karena itu, proses pemutakhiran dan verifikasi data harus dilakukan secara berkelanjutan.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan keadilan sosial.


Penguatan Rumah Kreatif Anak Istimewa

Program strategis lain yang menjadi perhatian adalah pengembangan Rumah Kreatif Anak Istimewa.

Fasilitas ini dirancang sebagai ruang pembinaan dan pemberdayaan anak-anak berkebutuhan khusus.

Selama masa kepemimpinan Devi, proses awal penguatan program ini telah dikawal.

Ke depan, RKAI direncanakan memiliki gedung baru dan bertransformasi menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah.


Harapan terhadap Keberlanjutan Program

Transformasi RKAI diharapkan mampu memperluas layanan bagi anak-anak istimewa di Kota Depok.

Dengan dukungan kelembagaan yang lebih kuat, program ini diharapkan berjalan lebih berkelanjutan.

Pendampingan yang tepat akan membuka peluang bagi anak-anak tersebut untuk berkembang secara optimal.


Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Devi juga menyoroti program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.

Program ini dinilai strategis dalam memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan tinggi.

Saat ini, program tersebut masih menunggu penguatan regulasi berupa petunjuk teknis dan peraturan wali kota.

Keberlanjutan program ini diharapkan dapat segera terealisasi.


Pendidikan sebagai Jalan Mobilitas Sosial

Menurut Devi, pendidikan merupakan kunci utama peningkatan kesejahteraan jangka panjang.

Melalui beasiswa, generasi muda dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Program ini menjadi investasi sosial yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang.


Harapan untuk Pelayanan Sosial yang Lebih Baik

Menutup masa jabatannya di Dinsos, Devi menyampaikan harapan agar seluruh program yang telah dirintis dapat dilanjutkan dan disempurnakan.

Pelayanan kesejahteraan sosial harus terus berkembang seiring dinamika kebutuhan masyarakat.

Dengan sinergi lintas sektor, pelayanan sosial diharapkan semakin inklusif dan responsif.


Penutup

Dua tahun kepemimpinan Devi Maryori di Dinas Sosial Kota Depok menjadi bagian penting dalam perjalanan pelayanan kesejahteraan masyarakat.

Perpisahan ini bukan akhir, melainkan kelanjutan pengabdian di bidang kesehatan yang juga menyentuh kepentingan publik luas.

Dengan fondasi kerja yang telah dibangun, Dinsos Kota Depok diharapkan mampu melanjutkan langkah menuju pelayanan sosial yang lebih adil, manusiawi, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Cek Juga Artikel Dari Platform revisednews.com