March 9, 2026

sultaniyya

Platform Artikel Berita Paling Update & Lengkap

Polda Metro Ringkus 1.540 Pelaku Kriminal dalam Operasi Pekat

Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Operasi Pekat Jaya 2026 yang digelar menjelang bulan suci Ramadan. Dalam operasi tersebut, kepolisian berhasil mengungkap ribuan kasus kriminalitas dan mengamankan total 1.540 orang pelaku dari berbagai bentuk tindak kejahatan di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya.

Operasi Pekat Jaya 2026 dilaksanakan selama 15 hari, terhitung sejak 28 Januari hingga 11 Februari 2026. Setelah operasi utama selesai, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk memperkuat hasil penindakan serta memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa selama Operasi Pekat, pihaknya berhasil mengungkap 772 kasus dengan jumlah pelaku yang diamankan mencapai 937 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 487 orang ditahan, sementara 450 lainnya menjalani pembinaan karena masih di bawah umur.

“Capaian Operasi Kepolisian kewilayahan Pekat Jaya 2026 ini merupakan komitmen nyata menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Budi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Februari 2026.

Selain Operasi Pekat, Polda Metro Jaya juga melaksanakan KRYD sebagai tindak lanjut. Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan tambahan 603 orang pelaku. Jika digabungkan, total pelaku yang diamankan selama dua kegiatan tersebut mencapai 1.540 orang.

Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat, mulai dari aksi premanisme, tawuran, peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba, hingga tindak kriminal jalanan yang meresahkan warga. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, minuman keras, serta berbagai alat yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.

Budi Hermanto menegaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus represif untuk menekan angka kriminalitas yang biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan. Menurutnya, kepolisian ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan aksi kriminal.

Dalam pelaksanaan operasi, petugas melakukan patroli intensif di berbagai titik rawan, termasuk kawasan pemukiman padat, pusat keramaian, terminal, stasiun, hingga lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya kelompok-kelompok yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Polda Metro Jaya juga bekerja sama dengan jajaran polres di wilayah hukum masing-masing untuk memperkuat pengawasan. Penindakan dilakukan tidak hanya berdasarkan laporan masyarakat, tetapi juga hasil pemetaan intelijen terkait potensi gangguan kamtibmas.

Langkah pembinaan terhadap pelaku di bawah umur juga menjadi perhatian penting. Kepolisian menyebut bahwa pendekatan pembinaan dilakukan agar para remaja tidak kembali terlibat dalam aksi kriminal di masa depan. Selain itu, pihak kepolisian juga menggandeng keluarga dan tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi serta pengawasan lebih lanjut.

Operasi Pekat Jaya sendiri merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan untuk memberantas penyakit masyarakat. Namun, dalam konteks 2026, operasi ini menjadi lebih penting karena dilakukan pada masa menjelang Ramadan, di mana aktivitas masyarakat meningkat, terutama pada malam hari.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau tindak kriminal di sekitar mereka. Menurut kepolisian, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Ke depan, Polda Metro Jaya memastikan bahwa kegiatan patroli dan penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Operasi semacam ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan angka kriminalitas di wilayah ibu kota.

Dengan pengungkapan lebih dari seribu kasus dan pengamanan 1.540 pelaku, Operasi Pekat Jaya 2026 dan KRYD menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menciptakan ketertiban. Masyarakat pun diharapkan dapat menyambut Ramadan dengan suasana yang lebih aman, tenteram, dan nyaman.

Baca juga : Nippon Paint dan Living Loving Hadirkan Discover Colours untuk Hunian Berkualitas

Cek Juga Artikel Dari Platform : seputardigital