March 9, 2026

sultaniyya

Platform Artikel Berita Paling Update & Lengkap

Puting Beliung Terjang Banyumas, Ratusan Rumah Rusak

Puting Beliung Terjang Banyumas, Ratusan Rumah Rusak

Bencana angin puting beliung menerjang kawasan permukiman warga di Desa Kotayasa, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyebabkan kerusakan parah pada ratusan rumah. Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah setempat, disertai angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

Akibat terjangan angin berputar tersebut, atap-atap rumah beterbangan, dinding bangunan roboh, serta sejumlah fasilitas warga mengalami kerusakan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini menyisakan trauma dan kerugian besar bagi masyarakat.


Angin Datang Tiba-Tiba Usai Hujan Deras

Berdasarkan keterangan warga, hujan dengan intensitas tinggi lebih dulu mengguyur Desa Kotayasa sejak sore hari. Situasi awalnya masih dianggap wajar, hingga suara angin menderu semakin kencang.

Dalam hitungan menit, pusaran angin menerjang permukiman warga dan merusak bangunan yang berada di jalur lintasannya.

“Awalnya hujan besar, terus anginnya tiba-tiba kencang sekali. Atap langsung terangkat,” ujar salah seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang dianggap lebih aman.


Warga Panik, Barang Terbawa Angin

Saat kejadian, sebagian warga masih berada di dalam rumah. Mereka berusaha melindungi diri sembari menyelamatkan barang-barang penting.

Seorang warga mengungkapkan ketakutannya saat angin menerjang.

“Takut, iya. Banyak yang rusak semuanya. Mau tidur saja susah. Hujannya besar sekali, terus anginnya juga besar. Saya sempat mau mengambil beras setengah kendi, rasanya enteng sekali terbawa angin,” ujarnya dalam program Metro Hari Ini Metro TV.

Ia juga mengaku hingga malam hari sulit beristirahat karena rumah dalam kondisi rusak dan basah akibat hujan.


Rumah Rusak dari Ringan hingga Berat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat sebanyak 123 rumah warga mengalami kerusakan, yang tersebar di beberapa dusun di Desa Kotayasa.

Kerusakan meliputi:

  • atap rumah terlepas
  • genteng beterbangan
  • rangka bangunan roboh
  • dinding retak
  • perabot rumah rusak akibat air hujan

Dari pendataan sementara, puluhan rumah mengalami rusak berat dan tidak dapat ditempati sementara waktu.


Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat bencana ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Banyak warga kehilangan sebagian besar harta benda mereka, terutama bahan bangunan dan peralatan rumah tangga.

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga yang bangunannya masih aman.

BPBD menyebut angka kerugian masih bersifat sementara dan bisa bertambah seiring pendataan lanjutan di lapangan.


Warga Trauma dan Sulit Tidur

Selain kerusakan fisik, bencana ini juga berdampak pada kondisi psikologis warga. Banyak di antara mereka mengaku trauma dan masih merasa cemas setiap kali hujan turun.

Beberapa warga menyebut sulit tidur karena takut angin kembali datang.

“Sekarang hujan sedikit saja sudah was-was,” ujar warga lainnya.

Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama bagi anak-anak dan lansia yang lebih rentan secara fisik maupun mental.


Petugas Lakukan Pembersihan Puing

Hingga hari ini, petugas BPBD Kabupaten Banyumas bersama aparat desa, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan:

  • pembersihan puing bangunan
  • pendataan lanjutan rumah rusak
  • pendistribusian bantuan darurat
  • asesmen kebutuhan warga terdampak

Warga bersama petugas bahu-membahu membersihkan sisa genteng, kayu, dan material bangunan yang berserakan di lingkungan permukiman.


Bantuan Darurat Mulai Disalurkan

BPBD telah menyalurkan bantuan awal berupa:

  • terpal
  • logistik makanan
  • selimut
  • perlengkapan darurat

Bantuan ini difokuskan bagi warga yang rumahnya rusak berat dan tidak bisa ditempati sementara waktu.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah sesuai tingkat kerusakan.


Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

BPBD Banyumas mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Jawa Tengah masih berpotensi mengalami:

  • hujan lebat
  • angin kencang
  • petir
  • puting beliung lokal

Warga diminta mengamankan barang di luar rumah serta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin.


Fenomena Puting Beliung di Musim Hujan

Puting beliung kerap terjadi saat peralihan musim atau ketika awan cumulonimbus berkembang cepat. Fenomena ini bersifat lokal, berdurasi singkat, namun berdampak besar.

Ciri-ciri awal yang perlu diwaspadai antara lain:

  • udara terasa panas dan pengap
  • awan gelap menjulang
  • angin berputar dari arah tak menentu
  • hujan deras disertai angin tiba-tiba

Pemahaman ini penting agar masyarakat dapat menyelamatkan diri lebih cepat.


Pemerintah Daerah Fokus Pemulihan

Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Fokus utama saat ini meliputi:

  • pendataan final kerusakan
  • penyaluran bantuan lanjutan
  • perbaikan rumah warga
  • pemulihan aktivitas masyarakat

Langkah ini diharapkan dapat membantu warga kembali menjalani kehidupan normal secepat mungkin.


Penutup

Terjangan angin puting beliung di Desa Kotayasa, Banyumas, menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih menjadi ancaman nyata bagi masyarakat. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan ratusan rumah dan trauma warga menjadi dampak serius yang perlu perhatian bersama.

Dengan kerja sama antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan cepat. Warga pun diimbau tetap waspada, menjaga keselamatan, serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga : Cara Skrining BPJS 2026 Panduan Online dan Manfaatnya

Cek Juga Artikel Dari Platform : radarbandung